Dunia Mahasiswa, Apa kabarmu.??

Unknown Reply 20.52
Hidup Mahasiswa..!!!

Ratusan tangan kiri anak manusia mengepal dan berpekik secara lantang melafalkan sumpah mahasiswa dengan begitu gagah. Saya belajar dari Heidegger yang berusaha membunuh  waktu, yang kini mengilasku secara cepat. tidak terasa  3 tahun yang lalu saya duduk seperti mereka, sebagai peserta mahasiswa baru di orientasi salah satu perguruan tinggi islam kenamaan di kota malang. Optimisme sebagai mahasiswa baru yang membara mungkin juga karena faktor mereka masih muda. tak khayal jika Soekarno berujar "beri saya sepuluh pemuda akan kuguncang dunia". jiwa muda ditambah status mahasiswa yang kental dengan dunia intelektual mengantarkan saya untuk duduk didepan sebagai nara bicara. 3 tahun yang lalu saya bergeming dalam hati "suatu saat saya akan duduk didepan sebagai orang besar yang membakar optimisme pemuda-pemuda harapan bangsa". Sebuah moment yang sebenarnya biasa, namun saya anggap sebagai hal yang luar biasa. karena untuk merubah peradaban bangsa bisa kita mulai dari generasi mahasiswa baru, yang suatu ketika akan memimpin jalanya bangsa ini.

"Brain Wash'' istiah doktrinasi senior untuk yunior barunya untuk kepincut mengikuti ideologi, kelompok, dan kepentingan golongan. dengan berbagai macam iming-iming kesuksesan 'semu', jabatan, bahkan proyeksi uang. Cara klasik semacam ini telah mengiringi sejarah panjang orientasi kampus di seluruh indonesia. Tak heran jika Soe Hok Gie menulis dalam catatan harianya "setiap tahun akan datang adik-adiku dari SMA yang akan ditipu oleh macam mahasiswa yang sok kuasa, merintih saat ditekan dan menindas saat berkuasa. hanya mementingkan kepentingan teman seideologi, kelompok, dan golongan". tradisi doktrinasi dengan iming-iming kesuksesan dll serasa 'semu' karena yang ada hanya kepentingan dan ego massa. Geliat aktivis dalam dunia wacana mulai menurun seiring dominasi politik praktis yang lebih dominan menjangkit dikalangan aktivis.
Budaya ngopi yang tidak diimbangi produktifitas dan stabilitas akademik juga menjadi momok bagi sebagian mahasiswa.




Dalam orientasi hanya satu inti yang saya sampaikan "menjadi mahasiswa jangan takut untuk berbicara kebenaran, meski harus dimusuhi apalagi diasingkan. sekalipun oleh temanmu, bahkan gurumu". Keberanian untuk berbicara kebenaran dalam berbagai konteks akan mengantaraan kalian pada kepuasaan hati dan intelektual. karena kebenaran dan pemikiran yang tidak ditransformasikan atau dituliskan akan membusuk bersama pikiran dan gerakan fisik.

Selamat datang adik-adiku jadilah insan yang 'bebas' dan lantang berbicara kebenaran dalam tutur kata dan tindakan.


Related Posts

Artikel 6830528193191788394

Posting Komentar

Search

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut